Minggu, 02 Februari 2014

Perbandingan Manajemen KFC dan MCD

Tugas Kelompok



KFC
Visi
Selalu menjadi merek restoran cepat saji Nomor 1 di Indonesia dan mempertahankan kepemimpinan pasar dengan menjadi restoran yang termodern dan terfavorit dalam segi produk, harga, pelayanan dan fasilitas
Misi
Memerkokoh citra merek KFC dengan strategi strategi dan ide-ide yang inovatif, meningkatkan suasana bersantap yang tak terlupakan dengan terus menerus dan konsisten memberikan produk, layanan, serta fasililitas restoran yang selalu berkualitas mengikuti kebutuhan dan selera konsumen yang terus berubah                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            
Objektif
Mempersembahkan restoran dengan tampilan dan desain yang termodern dan sesuai dengan tren masa kini, dan memberikan suasana yang menyenangkan dengan tempat duduk yang nyaman dengan terus melakuan peremajaan  restoran, menyajikan produk berkualitas tinggi yang paling digemari oleh pelanggan dengan kecepatan dan keramah tamahan yang tak tertanding
Pesan On Line
KFC Pesan Antar juga melayani pesanan secara online. Cukup masuk ke web www.kfcku.com lalu klik online order, daftarkan data diri Anda berikut menu KFC yang Anda pilih, pesanan Andapun akan segera diantar, kapan saja dan di mana saja. Syarat dan ketentuannya adalah:
  1. Batas wilayah antar maksimum 5 km dari outlet KFC terdekat.
  2. Waktu antar pesanan +/- 30 menit (low hour), sedangkan +/- 45 menit (peak hour).
  3. Tanpa minimun order.
  4. Dikenakan delivery cost Rp 10.000 ,- untuk sekali antar.





Home Delivery
Mau lebih cepat? Telepon aja 14022, Dengan akses 24 jam 7 hari seminggu, Anda bisa memesan berbagai menu lezat KFC, kapan saja dan di mana saja. Syarat dan ketentuannya adalah:
  1. Batas wilayah antar maksimum 5 km dari outlet KFC terdekat.
  2. Waktu antar pesanan +/- 30 menit (low hour), sedangkan +/- 45 menit (peak hour).
  3. Tanpa minimun order.
  4. Dikenakan delivery cost Rp 10.000 ,- untuk sekali antar.
Selain dari akses nomor 14022, anda juga bisa menelepon langsung store KFC terdekat.
Kegiatan usaha Perusahaan
Sebagai pemegang hak waralaba tunggal untuk merek KFC di Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk didirikan oleh Keluarga Gelael pada 1978.Pada 1979, Perseroan mendapatkan akuisisi waralaba dengan pembukaan gerai pertama pada bulan Oktober di Jalan Melawai di Jakarta. Pembukaan gerai pertama terbukti sukses dan diikuti dengan pembukaan geraigerai selanjutnya di Jakarta dan ekspansi hingga ke sejumlah kota besar lainnya di Indonesia antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado. Sukses membangun merek ini, menanamkan KFC dalam benak konsumennya sebagai merek waralaba cepat saji yang terkenal dan dominan di Indonesia.
Dengan bergabungnya Salim Group pada 1990 sebagai salah satu pemegang saham utama semakin mendorong inisiatif ekspansi bisnis Perseroan, dan pada 1993, Perseroan terdaftar sebagai emiten di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia), satu langkah untuk meningkatkan pertumbuhannya. Kepemilikan saham mayoritas 80% pada saat ini terdistribusi 43,84% kepada PT Gelael Pratama dari Gelael Group dan 35,84% kepada PT Megah Eraraharja dari Salim Group; sementara saham minoritas (20%) terbagi kepada Masyarakat dan Koperasi Karyawan.
Perseroan memperoleh hak untuk menggunakan merek KFC dari pemilik waralaba saat ini, Yum! Asia Franchise Pte Ltd, suatu bagian dari Yum! Restaurants International (YRI). YRI sendiri adalah sebuah badan usaha dari Yum! Brands Inc, sebuah perusahaan publik di Amerika Serikat dan pemilik waralaba dari empat merek ternama lainnya, yaitu : Pizza Hut, Taco Bell, A&W, dan Long John Silvers. Namun demikian, pada akhir 2011, dua merek lainnya yaitu : A&W dan Long John Silvers sudah tidak bergabung lagi dalam Yum! Brands Inc. Bahkan dengan keluarnya kedua merek ini tidak mengubah posisi Yum! Group sebagai jaringan restoran cepat saji terbesar dan terbaik di dunia dalam memberikan variasi pilihan restoran ternama. Selain itu, untuk kategori ayam goreng cepat saji, tidak ada merek lain yang dapat mengalahkan KFC.

Pengalaman sukses dan peningkatan pertumbuhan yang berkelanjutan selama lebih dari 30 tahun, tidak diragukan lagi telah menjadikan merek KFC sebagai pemimpin pasar restoran cepat saji di negara ini.Ekspansi jaringan restoran terus diupayakan supaya bisa hadir dekat dengan konsumen, baik di kota-kota metropolitan yang sarat persaingan maupun di kotakota di daerah tingkat II.Sejak empat tahun terakhir, Perseroan lebih berfokus pada pembukaan gerai bertipe free-standing (gerai yang berada di bangunan yang berdiri sendiri) yang memberikan fleksibilitas yang lebih dalam jam operasi dengan fasilitas lengkap untuk memenuhi kebutuhan dan selera konsumen. Sejumlah gerai yang sudah dibuka sebelumnya direnovasi untuk memberikan tampilan baru yang lebih segar dan modern sesuai dengan obyektif Perseroan. Pada akhir 2011, Perseroan mengoperasikan total 421 gerai, yang tersebar di 32 dari 33 propinsi, di lebih dari 95 kota-kota di seluruh Indonesia, dan mempekerjakan sekitar 16.365 karyawan dengan hasil penjualan lebih dari Rp3,317 triliun. Pada minggu pertama bulan Oktober di tahun ini, untuk pertama kali sejak Perseroan terdaftar sebagai perusahaan publik, Obligasi diterbitkan tanpa warkat berjangka waktu lima tahun dengan bunga Obligasi sebesar 9,5% per tahun yang dibayarkan setiap tiga bulan, yang pada dasarnya akan digunakan untuk membiayai pendirian gerai-gerai baru, renovasi atas gerai-gerai Perseroan yang sudah ada, perluasan gudang-gudang produksi Perseroan yang sudah ada, serta pembangunan gudang-gudang baru.
Produk-produk utama Perseroan, Colonel's Original Recipe dan Hot & Crispy, tetap menjadi produk ayam goreng paling disukai di antara semua merek restoran cepat saji di seluruh Indonesia, yang konsisten dinilai sebagai ayam goreng paling enak versi berbagai survei konsumen di Indonesia. Produk-produk Perseroan dikelompokkan dalam beberapa kategori antara lain Menu Goceng, Menu Praktis, dan menu paket kombinasi lainnya. Untuk kategori Menu Goceng, dimana setiap produk dihargai Rp5,000, terdapat lebih dari 10 produk bernilai tinggi dimana Mocha Float dan OR Burger Deluxe adalah produk dengan penjualan tertinggi. Untuk memberikan keragaman pada kategori Menu Goceng, pilihan menu diganti dari waktu ke waktu untuk disesuaikan dengan selera konsumen. Kategori lainnya yaitu : Menu Praktis yang terdiri atas produkproduk untuk dipesan bawa dan dikonsumsi dengan mudah dalam perjalanan, seperti : Colonel Burger, Twister, Colonel Yakiniku, dll. Untuk menambahkan variasi menu paket kombinasi dengan harga terjangkau bernilai tambah, Super Panas dan KFC Attack terus ditawarkan. Sebagai pelengkap produk-produk utama ini, juga tersedia produk-produk yang disesuaikan dengan selera lokal, antara lain : Perdekel, Nasi, Salad, dan Sup KFC. Selain itu, pada 2011, Perseroan mulai terus menerus mengembangkan KFC Coffee, sebagai layanan baru di semua gerai KFC bertipe free-standing (gerai yang berada di bangunan yang berdiri sendiri), menyajikan rangkaian produk kopi berkualitas, disajikan panas maupun dingin, dilayani di counter terpisah dengan ruangan duduk tersendiri untuk para pecinta kopi. Untuk menarik konsumen pada jam-jam sepi, Perseroan juga mengenalkan minuman bernama Krushers dengan aneka pilihan rasa.


Perseroan selalu memonitor kondisi pasar dan citra merek KFC secara keseluruhan dan mendapatkan respons dari konsumen tentang kualitas produk, layanan, dan fasilitas melalui survei rutin yang disebut dengan Brand Image Tracking Study (BITS), yang dilakukan oleh agensi survei independen. BITS adalah survei untuk mengetahui persepsi konsumen dan citra merek KFC, diukur bersama dengan merek utama lainnya dalam industri restoran cepat saji. Hasil dari BITS menunjukkan KFC secara konsisten masih menempati posisi tertinggi “paling diingat” oleh konsumen untuk Top of Mind Awareness. Pada tahun 2011, Perseroan dengan konsisten memimpin dalam porsi kunjungan terbesar dibandingkan dengan merek restoran cepat saji utama lainnya.Sebagai pelengkap survei ini untuk tujuan perbandingan dan kalibrasi, dua jenis survei lainnya dilakukan, CHAMPS Management System (CMS) dan CHAMPS Excellence Review (CER), masing-masing oleh agensi survei independen lain dan Departemen QA. CMS adalah survei untuk menilai langsung kualitas produk, layanan, dan fasilitas yang tersedia di KFC dibandingkan dengan yang diharapkan, sementara CER adalah survei untuk mengkalibrasi apa yang telah dilakukan dan dibandingkan dengan prosedur standar dan mulai tahun 2011, hasil-hasil CER dikirimkan secara elektronik kepada Pemilik Waralaba.
Kinerja Perseroan dari segi pertumbuhan penjualan menjadikannya salah satu yang terbaik di pasar regional KFC se Asia selama dua tahun berturut-turut, dengan rata-rata 18,7% pada 2010 dan 13,8% pada 2011, dan Perseroan berharap akan terus mempertahankan posisi ini. Pengembangan merek KFC secara terus menerus dengan berbagai strategi pemasaran yang inovatif, keunggulan operasional, dan pertumbuhan dua digit yang konsisten dalam penjualan dan pengembangan restoran, telah menganugerahi Perseroan berbagai penghargaan untuk fungsi-fungsi tertentu dari Yum! Asia Franchise Pte Ltd. Pada tahun 2 0 11 , Pe r s e r o a n me n e r ima penghargaan Tiger untuk Customer Mania.
Komi tmen Perseroan adalah mempertahankan visi sebagai pemimpin industri restoran cepat saji dengan terus memberikan kepuasan “Yum! ” di wajah konsumen. Dukungan pemegang saham, keahlian manajemen yang dikelola dengan baik, dedikasi dan loyalitas karyawan, dan yang terpenting adalah, kontinuitas kunjungan konsumen, pasti berhasil membawa Perseroan meraih visinya. Dengan visi yang kokoh, misi dan obyektif jangka panjang, serta strategi-strategi dan nilai-nilai korporasi yang jelas, niscaya akan terus menjadikan merek KFC yang terfavorit di seluruh Indonesia, dan membangun PT Fast Food Indonesia Tbk menjadi sebuah korporasi yang hebat.

MCD



Visi
Visi McDonald’s adalah menjadi restoran cepat saji dengan pelayanan terbaik di dunia.Untuk mencapai visi ini, McDonald’s selalu menjamin mutu produk-produknya, memberikan pelayanan yang memuaskan, menawarkan kebersihan dan keamanan produk pangan serta nilai-nilai tambah lainnya. Bagi McDonald’s, senyum setiap pelanggan adalah hal terpenting.
Misi
1.      Menjadi perusahaan terbaik bagi semua karyawan kami di setiap komunitas di seluruhdunia. 
2. Menghadirkan pelayanan dengan sistem operasional yang unggul bagi setiap pelanggan kami disetiaprestorancabang McDonald’s. 
3.  Terus mengalami perkembangan kearah yang menguntungkan sebagai sebuah brand, serta terus mengembangkan sistem operasional McDonald’s kearah yang lebih baik lagi lewat inovasi dan teknologi. 

Sejarah
(Ray Kroc, Sang Pendiri MC Donalds’s)
Ray Kroc mengawali karirnya sebagai pengemudi ambulans palang Merah pada tahun 1917 meski saat itu sebetulnya dia belum memenuhi syarat untuk terjun ke medan perang karena usia nya yang barumenginjak 15 tahun.
1954
Di tahun 1954 ray dikejutkan dengan datangnya pesanan dalam jumlah besar berupa 8 multi-mixer dari sebuah restoran di San Bernardino, California. Disana ia menemukan sebuah restoran yang berskala tidak terlalu besar namun terbilang sukses yang di kelola oleh Dick  dan Mac Donald
1955
Kepada Dick dan Mac Donald, Ray mengungkapkan visinya untuk membuka cabang restoranMc Donald di seluruh penjuru Amerika di tahun 1955.  Ray mendirikan Mc Donald’s Corporation

1956
Ray Kroc adalah pribadi yang sangat memandang tinggi jiwa kewirausahaan.Hal ini ditunjukkan oleh penghargaan- penghargaan yang diberikan kepada para franchisee atas kreativitas individual mereka.
1960
Pada tahun 1960 Ray Kroc memiliki hak ekslusif atas merk Mc Donald’s
1961
Ditahun 1961, Ray Kroc meresmikan sebuah program pelatihan yang bertempat di sebuah restoran baru di Elk Grove Village, Illinois. Di sarana pelatihan yang kemudian di namai Hambuger University 
1963
Pada tahun ini, Mc Donald’s berhasil menjual 100 juta hamburger.Perjalanan sukses Ray Kroc berawal dari sebuah ide untuk membangun jaringan restoran yang identik dengan kualitas tinggi, konsistensi serta keseragaman metode produksi
1964
Ray menyatukan visi dengan pihak franchisee (penerimawaralaba) dan pihak supplier (pemasok).Ia meyakinkan dan memotivasi mereka  untuk bekerjasama dengan Mc Donald’s
1984
Beliau meninggal dunia pada tanggal 14 Januari 1984. Hingga akhir hayatnya beliau tidak pernah berhenti bekerja untuk Mc Donald’s. Bahkan pada saat duduk di kursi roda pun beliau masih bekerja.




Sabtu, 18 Januari 2014

PELUANG KARIER DALAM MANAJEMEN




Written on 17.58 by Ed's-HRM
Perencanaan karier karyawan yang baik tentu membutuhkan sistem yang baik pula. Banyak manfaat yang bisa diambil oleh perusahaan maupun karyawan dari sistem karier yang baik. Tulisan ini menjelaskan mengapa, bagaimana dan apa manfaat dari perencanaan sistem karier.
Salah satu unsur penting dalam manajemen SDM adalah perencanaan karier karyawan. Perencanaan karier karyawan adalah suatu proses yang bertujuan agar karier tenaga kerja dapat dikembangkan sesuai dengan bakat dan kemampuannya sehingga bisa berfungsi dengan baik dan optimal bagi perusahaan.

Program pembinaan karier yang kurang baik dapat menimbulkan keresahan dalam organisasi. Karyawan akan merasa tidak aman, merasa diperlakukan secara tidak jujur, karyawan juga merasa tidak diberi kesempatan yang sama untuk mengembangkan seluruh potensinya untuk kepentingan perusahaan. Selanjutnya karyawan akan merasa kurang puas dengan kebijakan-kebijakan perusahaan, sehingga pada akhirnya akan berdampak negatif pada efektifitas dan efesiensi perusahaan.

Berbagai kondisi yang bertentangan dengan “kebijakan hubungan perusahaan dengan karyawan” serta “ Tujuan dan kebijakan pembinaan” tersebut, perlu dihindarkan demi tercapainya Misi dan tujuan perusahaan secara keseluruhan

Mengapa sistem karier diperlukan

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, salah satu tugas penting manajemen adalah mendayagunakan SDM agar mampu dan mau bekerja secara optimal demi tercapainya tujuan organisasi. Manusia akan mampu dan juga mau bekerja dengan baik bilamana ia ditempatkan pada posisi dan jabatan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya; serta bila ia bisa memenuhi berbagai kebutuhannya dengan melakukan pekerjaan itu. Ini berarti bahwa karyawan harus ditempatkan pada jabatan-jabatan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya dengan tidak lupa mempertimbangkan upaya pemenuhan kebutuhannya.
Akan tetapi, penempatan karyawan pada jabatan yang sesuai tidak terlalu mudah untuk dilakukan. Penempatan yang sesuai tersebut perlu didasarkan pada pengetahuan yang lengkap tentang karakterisitik karyawan, karakteristik jabatan, dan kesesuaian antara kedua jenis karakteristik tersebut.
Dikaitkan dengan permasalahan yang telah dijelaskan, perumusan sistem karier dapat membawa beberapa manfaat berikut :

1. Semua karyawan dapat memperoleh kesempatan yang sama dan memadai untuk mengembangkan keterampilannya, mempelajari hal-hal yang baru, dan juga memperluas wawasannya, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

2. Seluruh karyawan dapat dikembangkan menurut jalur yang tepat sesuai minat dan karakteristiknya sehingga karyawan dapat ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan minat dan karakteristiknya tersebut. Hal ini dapat menumbuhkan rasa puas dan rasa aman, menciptakan iklim kerja yang sehat sehingga menurunkan turn-over dan memperbaiki prestasi kerja karyawan.

3. Pengembangan karyawan dapat berjalan secara baik,komprehensif dan lancar sehingga semua tingkatan dalam organisasi mulai dari tingkat pelaksana hingga pimpinan puncak dapat diisi dengan karyawan berkemampuan handal.

Manfaat sistem karier bagi karyawan dan perusahaan

Dalam manajemen SDM, perencanaan karier temasuk sebagai program pembinaan tenaga kerja. Tujuan kegiatan pembinaan ini adalah memelihara (maintain) karyawan dengan cara mengembangkannya, sesuai dengan bakat dan kemampuannya, agar bisa berfungsi dengan baik dan optimal bagi perusahaan.
Fungsi pembinaan ini biasanya merupakan tanggung jawab langsung dari para pimpinan perusahaan, dan bilamana diterapkan dengan baik akan dapat membangkitkan gairah kerja dan memberikan kapuasan kerja di kalangan karyawan yang pada akhirnya juga akan memberikan keuntungan bagi perusahaan.
Sebagai pembina, manajer bertanggung jawab untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan bawahannya, sehingga bawahan menjadi lebih cakap dan terampil, lebih tinggi kualifikasinya dan diharapkan suatu saat kelak dapat menggantikan posisi manajer serta membantu pengembangan perusahaan. Tugas membina ini merupakan tugas yang penting dan berat, sebab dari penelitian diperoleh data bahwa seorang supervisor yang dikatakan berhasil menggunakan 30-40% dari waktunya untuk melakukan pembinaan terhadap bawahannya.
Bagi karyawan maupun perusahaan, sistem karier dapat memberikan manfaat sebagai berikut :

1. Bagi karyawan
· Mengembangkan potensi kemampuan dan keterampilannya.
· Mengetahui jalur pengembangan karier karyawan dalam organisasi
· Mendapat pelatihan yang sesuai dengan arah pengembangan kariernya.

2. Bagi Perusahaan
· Mengendalikan tingkat keluar-masuk (turn over rat)
· Membantu terlaksananya program kaderisasi
· Mengetahui dan mengantisipasi keinginan dan bakat tenaga kerja
· Mengetahui sejak awal tenaga kerja yang kurang/tidak terampil, juga tenaga kerja yang tidak produktif, sehingga dapat diambil tindakan segera.

Perancangan Sistem Karier
Proses perancangan sistem karir diawali dengan perancangan jalur karier (career path) kemudian dilanjutkan dengan perancangan program kaderisasi. Proses perancangan karier dapat dijelaskan berikut ini :

1. Perancangan Jalur Karier
Jalur karier (career path) adalah jalur yang menghubungkan satu posisi dengan posisi yang lain. Secara visual, jalur karier menunjukkan keterkaitan antara suatu jabatan dengan jabatan lainnya. Jalur karier dikaitkan berdasarkan jabatan yang memiliki posisi. Ini berarti jalur karier mengarahkan karier pegawai berdasarkan urutan jabatan/profesi/posisi dengan pertimbangan “kemiripan,kesesuaian dan keterkaitan” task dan requirment pada posisi serta hirarki jabatan.
Proses yang paling rumit pada tahap ini adalah proses menentukan posisi yang “serupa “ dan mencari posisi-posisi yang memiliki “kemiripan,kesesuaian dan keterkaitan” sehingga sampai terbentuk jalur karier.
Jalur karier disuatu perusahaan pada dasarnya diterapkan berdasarkan hubungan logis antara jabatan-jabatan yang ada, dilihat dari :
· Isi tugas-tugas yang dijalankan
· Hirarki posisi di dalam struktur organisasi
· Jenis tugas (Struktural atau fungsional)
Untuk menyederhanakan penyusunan jalur karier, semua posisi pada level yang sama yang memiliki kemiripan atau kesamaan dalam faktor-faktor diatas dikelompokkan ke dalam satu jabatan.
Hubungan antar jabatan yang dikaitkan dengan isi tugas-tugas dapat diperiksa melalui persyaratan jabatan dan faktor kritis fungsi. Persyaratan jabatan adalah kumpulan kualifikasi dan tingkat penguasaan (proficiency) yang harus dimiliki oleh seseorang agar dapat menjalankan tugas-tugas pada jabatan tersebut. Faktor kritis fungsi yang merupakan kunci keberhasilan fungsi dalam menjalankan perannya dijadikan pertimbangan dalam memeriksa antara jabatan-jabatan yang berbeda direktorat.
Hirarki jabatan di dalam struktur organisasi dijadikan dasar untuk memeriksa apakah perpindahan (perumusan jalur) tersebut pada level yang sama atau pada level yang berbeda.
Jenis tugas (struktural dan fungsional) menentukan pertimbangan aspek keserupaan yang diperiksa. Pada jabatan struktural, semakin tinggi level jabatan, semakin memperhatikan keserupaan tugas dan persyaratan jabatan yang menyangkut aspek substansi.
Disamping hubungan logis seperti diatas, jalur karir dirumuskan dengan mempertimbangkan pula kebijakan manajemen. Meskipun sesuatu tidak dapat ditarik antara dua jabatan yang tidak mempunyai hubungan logis, manajemen dapat menetapkan suatu jalur atas dasar pertimbangan strategis.
Hasil perancangan jalur karier dapat berupa diagram jalur karier yang menggambarkan jabatan-jabatan yang dapat dicapai dari setiap jabatan di dalam perusahaan dan jenjang untuk mencapainya.

2. Perancangan Program Kaderisasi
Program kaderisasi dirumuskan setelah rancangan jalur karier terbentuk. Melalui program kaderisasi ini, jika dalam organisasi terdapat jabatan kosong yang perlu diisi, maka dapat diketahui karyawan-karyawan yang sesuai untuk menempati jabatan tersebut. Dari sudut pandangan karyawan, program kaderisasi dapat memberikan keterangan mengenai kemungkinan promosi atau mutasi yang dapat dialami oleh seseorang karyawan. Dengan adanya keterangan tersebut perusahaan dapat mempersiapkan karyawan yang bersangkutan agar siap dan memiliki kualifikasi individu yang sesuai dengan jabatan yang baru, sehingga perpindahan-perpindahan karyawan dapat dilakukan tanpa mengurangi efektifitas organisasi.
Program kaderisasi atau succession plan disusun untuk memeriksa dan menyiapkan kandidat karyawan untuk mengisi posisi atau jabatan yang ada dalam perusahaan. Pemeriksaan yang dilakukan pada dasarnya adalah pemeriksaan kesesuaian kualifikasi individu (karyawan) dengan rumusan kualifikasi yang dipersyaratkan pada suatu posisi atau jabatan tertentu. Pemeriksaan kesesuaian tersebut akan menunjukkan :

1. Individu atau karyawan mana yang paling sesuai untuk dicalonkan menempati suatu posisi atau jabatan.
2. Kemampuan atau kualifikasi apa yang perlu ditambahkan oleh kandidat agar sesuai dengan persyaratan posisi atau jabatan.
Perancangan program kaderisasi yang dilakukan dalam pekerjaan ini terutama difokuskan pada perumusan kualifikasi yang dipersyaratkan pada setiap posisi atau jabatan dalam organisasi. Kualifikasi yang dipersyaratkan oleh posisi atau jabatan ini disebut juga sebagai kualifiaksi posisi. Sisi lainnya, yaitu rumusan mengenai kualifikasi individu. Rumusan kualifikasi individu disesuaikan dengan rumusan kualifikasi yang dipersyaratkan oleh posisi atau jabatan.
Untuk keperluan program kaderisasi ini, rumusan kualifikasi posisi dirancang sedemikian rupa sehingga mampu membedakan posisi dalam arah vertikal maupun horisontal. Dalam arah vertikal, berarti persyaratan jabatan pada suatu posisi dapat diperbandingkan dengan posisi-posisi pada level yang lebih rendah atau lebih tinggi. Dalam arah horisontal, berarti persyaratan jabatan pada suatu posisi dapat diperbandingkan dengan posisi-posisi lain pada level jabatan yang sama.
Pemanfaatan jalur karier dan program kaderisasi dalam pengelolaan SDM di suatu organisasi perlu mempertimbangkan keserasian kedua jenis rumusan tersebut dengan berbagai perangkat lainnya yang biasa digunakan dalam pengelolaan organisasi.
Kerena itu, secara umum pemanfaatan rumusan jalur karier dan program kaderisasi diusulkan untuk dilakukan dengan pewrhatian khusus terhadap beberapa hal berikut :

1. Rumusan jalur karier dan program kaderisasi hendaknya diperlakukan sebagai alat bantu dalam mengambil keputusan (decision support system), yang menunjukkan arah pengambilan keputusan. Keputusan akhir yang akan diambil, perlu ditetapkan dengan mempertimbangkan berbagai masukan lain seperti kebijakan pimpinan, strategi perusahaan, dan sebagainya.

2. Apabila rumusan jalur karier dan program kaderisasi merupakan perangkat baru dalam pengelolaan SDM di suatu organisasi, maka perlu dilakukan persiapan khusus untuk implementasi dalam kegiatan, yaitu sebagai berikut :
· Perlu ditetapkan pengelola kedua jenis rumusan tersebut dalam organisasi
· Para pengelola kedua jenis rumusan tersebut perlu disiapkan, misalnya melalui pelatihan untuk memahami cara penggunaan kedua rumusan tersebut secara baik. Di pihak lain, keberhasilan kedua rumusan tersebut juga perlu diperkenalkan kepada semua pihak lain dalam organisasi.
· Pengelola kedua jenis rumusan tersebut juga perlu memperhatikan pemeliharaan serta penyempurnaannya, sehingga karakteristiknya menjadi benar-benar sesuai dengan kondisi aktual.
· Pengelola SDM harus mampu menangani perubahan jalur karier maupun data pendukung rencana kaderisasi jika dilakukan perubahan struktur organisasi.

3. Rancangan jalur karier dan program kaderisasi ini erat sekali kaitannya dengan sistem pengelolaan SDM lainnya seperti Perencanaan SDM,Performance appraisal (PA), Sistim imbalan, Kultur organisasi dan lain-lain. Karena itu, akan lebih lengkap jika dikembangkan pula perencanaan SDM yang baik untuk melengkapi implementasi kedua jenis rancangan yang diusulkan tersebut.

 http://epsmanajemensdm.blogspot.com/2010/08/merancang-sistem-karier.html